Untuk  menciptakan komunikasi yang  lebih efisien, fleksibel serta terintergrasi, manajemen PT.Barata Indonesia (Persero ) memiliki kebijakan untuk terus menyempurnakan struktur organisasi sebagai salah salah satu strategi untuk mempertajam arah perusahaan dalam mencapai sasaran & target yang telah dicanangkan.

Board of Directors yang menjadi tampuk utama organisasi dibagi menjadi empat Direksi yakni Direktur Utama, Direktur Keuangan dan SDM,Direktur Operasi serta Direktur Pemasaran.

Empat Dewan Direksi tersebut di dukung oleh dua kelompok besar yang terdiri dari Profit Center serta Supporting. Profit Center sebagai tulang punggung pencetak penjualan perusahaan dibagi menjadi lima divisi yakni, Divisi Industri Gula dan Agro, Divisi Minyak dan Gas, Divisi Pembangkit, Divisi Sumber Daya Air serta Divisi Industri Komponen & Permesinan.

Tujuan dibentuknya lima divisi tersebut agar  lebih terfokus pada pasar produk-produk utama  sehingga Perusahaan akan dikenal oleh pasar berdasarkan kompetensi produk.  Fokus tersebut meliputi Bidang Gula & Agro industri, Bidang Minyak & Gas, Bidang Pembangkit , Bidang Industri Pengairan & Bidang Industri Komponen & Permesinan.  Hal penting lainnya adalah dalam rangka menciptakan efektivitas maka  pengelolaan cabang perusahaaan , fungsinya akan diubah menjadi unit produksi murni.

Sementara untuk bagian Supporting yang  fungsinya sebagai pendukung Profit Center terdiri dari Pengembagan Usaha, Biro Enjinering, Biro Manajemen Supply Chain, Biro Sistem Manajemen & Penjaminan Mutu, Buri Keuangan dan Akutansi, Biro Sumber Daya Manusia, Sekretariat Perusahaan serta Biro Pengendalian Resiko

Dua Kelompok Besar tersebut dikontrol langsung oleh Satuan Pengawas Intern (SPI) yang bersifat Independen dan melaporkannya langsung kepada Direktur Utama.